Mothers, Begini Cara Merawat Kesehatan Gigi Anak

Seperti Blum yang menyatakan dalam teorinya bahwa kesehatan gigi dan mulut seseorang atau komunitas dipengaruhi oleh empat faktor penting yaitu keturunan, lingkungan , perilaku, dan fasilitas layanan kesehatan. Selain penghasilan dan pekerjaan, asuransi kesehatan juga berdampak signifikan pada perawatan gigi. Dengan demikian, mulailah menjaga kebersihan gigi dan mulut pada anak sedini mungkin, agar terhindar dari stunting. Meski membuat anak rajin menggosok gigi bukanlah hal mudah, akan tetapi kebiasaan baik ini dapat dibentuk dengan membiasakan menggosok gigi di pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur. “Peran orang tua terutama seorang ibu terhadap bagaimana menjaga kesehatan gigi, sangatlah penting dalam mendasari terbentuknya prilaku yang mendukung kebersihan gigi anak.

Membersihkan gigi anak harus dilakukan sejak gigi pertamanya tumbuh, yaitu usia 6 bulan. Cara membersihkannya cukup dengan mengelap gigi menggunakan sapu tangan atau handuk kecil yang lembut. Satu hal yang orangtua harus awasi adalah memastikan sikat gigi tersebut cocok untuk anak. Kemudian, pastikan pasta gigi yang akan digunakan juga tidak berbahaya. Supaya minat anak menjaga kebersihan mulutnya tidak luntur, Anda dapat memberikan dorongan dengan memberikan sebuah hadiah bila anak berhasil mencentang semua kolom selama satu bulan penuh. Oleh karena itu, Bunda perlu mengingatkan Si Kecil untuk tidak membeli makanan atau minuman manis terlalu sering.

Dikutip Pikiran-Rakyat.comdari situs Boldsky, berikut 5 cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Anda bisa mengenalkan Si Kecil dengan makanan sehat sejak dini agar gigi susu dan gigi tetapnya nanti tetap terawat. Latih si Kecil mengunyah dengan baik sehingga ia tidak terbiasa mengemut makanan dalam mulutnya. “Pagi setelah mulut kita tidur, air liur pH-nya drop, metabolisme kuman menjadi fuel, makanya jadi bau mulut. Makanya pagi setelah makan kita harus sikat gigi. Begitu pula malam harinya sebelum tidur,” kata Yudha. Produk perawatan gigi dari Nuby tersebut dibuat dari bahan yang lembut sehingga minim risiko iritasi ketika digunakan bayi. Tak hanya itu, perawatan gigi tersebut juga dirancang sesuai dengan tahapan pertumbuhan gigi pada anak.

Kunjungan pertama biasanya memakan waktu tidak lebih dari 30 – forty five menit. Kunjungan mungkin termasuk pemeriksaan gigi, rahang, gusi, dan jaringan lain yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi anak. Gangguan pada gusi bisa semakin parah, terutama jika anak tidak terbiasa menyikat gigi dengan baik dan benar dan kebersihan mulut yang buruk seperti periodontitis. Kondisi ini merupakan infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak, menyebabkan gigi kendur dan tanggal. Gejala periodontitis ditandai dengan gusi bengkak, berwarna merah kehitaman, atau sakit ketika mengunyah. Menyikat gigi minimal sehari cukup dua kali sehari, yaitu 30 menit setelah makan pagi dan malam hari sebelum tidur.

Cukup usap gusinya dengan kain basah berbahan lembut dan bersih setiap kali ia selesai makan. Selain itu, Bunda juga bisa menggunakan kain kasa untuk membersihkan mulut dan gigi Si Kecil. Ketika anak berusia 6 tahun ke atas, Mama juga bisa mulai mengajarkan pentingnya obat kumur dan flossing sebagai cara menjaga kesehatan giginya. Kalender kesehatan gigi dapat Mama untuk upaya memantau kebersihan mulut anak.

Di pusat kesehatan, rasakan kemudahan mencari informasi terkait masalah kesehatanmu, mulai dari artikel, cari rumah sakit terdekat dengan lokasimu, hingga konsultasi dengan dokter / pakar kesehatan. Simak panduan gigi susu dari Pepsodent, kapan gigi susu tanggal dan apa urutannya. Memakai floss adalah sesuatu yang cenderung dihindari anak-anak, namun penting dilakukan setiap hari untuk mencegah pembentukan plak di antara gigi akibat sisa-sisa makanan yang menumpuk. Beberapa anak mungkin tak suka makan sayuran karena rasanya yang cenderung hambar. Nah, di sinilah tugas orangtua untuk berpikir kreatif membuat menu-menu makanan yang dapat menarik hati kecil. Saat ini, banyak sikat gigi yang sudah didesain khusus untuk si Kecil dengan tokoh kartun, karakter superhero, dan warna-warna cerah yang menarik.

Masalah kesehatan gigi dan mulut ABK di dominasi dengan tingginya angka karies gigi dan radang gusi. Karies adalah kerusakan jaringan gigi yang diawali tumbuh bercak putih pada gigi yang lama kelamaan akan membentuk lubang gigi. Sedangkan, radang gusi atau gingivitis adalah penyakit pada gusi yang ditandai dengan gusi merah dan mudah berdarah akibat akumulasi plak dan kalkulus gigi. Plak merupakan lapisan lengket yang berasal dari sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi dan gusi, serta mengandung bakteri.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Nah, agar semakin terdorong untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi, mari simak dampak negatif akibat kelalaian merawat kesehatan gigi dan mulut. Menjaga kesehatan gigi dan mulut juga dipengaruhi oleh asupan makanan anak, menghindari konsumsi makanan dan minuman dengan konsentrasi gula yang tinggi sangat membantu dalam tindakan pencegahan gigi berlubang. Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung pH netral, seperti keju, kacang-kacangan, buah dan sayuran. Selain itu, banyak mengkonsumsi air putih juga salah satu tindakan yang mempengaruhi kualitas air liur agar membantu self cleansing rongga mulut. Ketika bayi sudah mulai tumbuh gigi (± usia 9 bulan), orang tua harus mulai berperan aktif dalam menjaga kebersihan gigi si anak. Mengajaknya untuk membeli sikat dan pasta gigi bisa menjadi langka awal menjaga kesehatan gigi dan mulut.