Begini 7 Cara Jitu Mengatasi Anak Mogok Sekolah Agar Semangat Lagi

Anak dapat mengikuti durasi program per-3 bulan, dan dapat diperpanjang. Sebuah dokumen yang menampilkan hasil perkembangan kompetensi murid di berbagai program. Melalui proyek sociopreneur, anak dilatih memiliki social mission yang tentunya penting untuk masa depan anak. Mampu mengevaluasi kinerja diri, memahami kekuatan yang perlu dikembangkan, juga belajar dari kesalahan. Mampu memonitor yang sudah dilakukan sambil terus mengidentifikasi strategi untuk peningkatan prestasi. Mampu memotivasi diri, mengatasi frustasi dan menghadapi kesulitan tanpa menyerah di tengah jalan.

Tidak mengatribusikan kegagalan maupun keberhasilan pada orang lain maupun lingkungan. Memiliki kemampuan menyelesaikan yang sudah direncanakan karena punya banyak keingintahuan, serta percaya pentingnya capaian dan keahlian. Melakukan lebih dari persyaratan minimum atau standar yang telah ditentukan.

Di tengah kemustahilan membelikan handphone bagi Nurhisma itu beruntung ada tetangga Ida di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, yang berbaik hati, yakni Dahlia. Dilandasi rasa iba, tiap hari mulai pukul 08.00 hingga eleven.00 WIB Dahlia mempersilakan Nurhisma belajar sekaligus meminjami handphone di rumahnya. “Kami sangat kasihan, apalagi kondisi keluarganya seperti itu,” ujar Dahlia.

Aplikasi Belajar OnlinePada masa regular, berkunjung ke perpustakaan sangatlah memungkinkan. Begitu juga dengan mengikuti bimbingan belajar untuk menambah ilmu yang diperoleh dari guru di sekolah. Bedakan antara waktu belajar di hari Senin sampai Jumat dengan hari Sabtu dan Minggu.

Cara agar anak tidak bosan sekolah online

Saat bersekolah online anak-anak tidak bertemu secara langsung dengan gurunya, teman-temannya, sekolahnya. Pertemuan yang dilakukan hanya secara digital secara terus menerus sehingga munculah rasa bosan itu. Dikarenakan biasanya saat di sekolah mereka bisa bermain bersama, bercengkerama dengan guru, teman-teman, dan lain sebagainya. Untuk anak yang masih belajar di TK, cukup satu jam saja, sementara yang sudah berusia SD ke atas tetapkan waktu belajar selama 2 jam.