10 Manfaat Berjemur Sinar Matahari Pagi, Efektif Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Selain itu, minum air putih yang cukup juga sangat berpengaruh dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sementara terkait vitamin D yang salah satunya dihasilkan dari sinar matahari, Perdana mengingatkan bahwa mikro nutrient ini telah terbukti efektif untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kondisi Indonesia dengan paparan sinar matahari berlimpah harus dimanfaatkan dengan cara berjemur secara rutin. Ketika kita rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi, tubuh kita akan lebih banyak memproduksi sel darah putih yang juga berfungsi sebagai pelindung tubuh kita. Sel darah putih juga berfungsi dalam melawan berbagai penyakit penyebab infeksi. Sehingga, dengan kamu rutin berjemur, kekebalan tubuh kamu juga akan meningkat.

Berjemur matahari efektif meningkatkan imunitas tubuh

VIVA – Belakangan ini, berjemur menjadi tren dalam melawan virus corona atau COVID-19. Di tahun 1934, kami menjadi pelopor suplemen vitamin C pertama di dunia, dan sejak itu terus membantu menjaga sistem pertahanan alami tubuh tetap prima selama lebih dari 80 tahun. Saat ini rangkaian suplemen inovatif kami senantiasa mendukung daya tahan tubuh Anda setiap hari. Untuk orang lanjut usia di atas 70 tahun, jumlah vitamin D yang dibutuhkan menjadi lebih banyak mengingat kondisi kesehatan tulang yang menurun.

Prof. dr. Madarina menjelaskan, waktu berjemur yang baik ialah saat bayangan tubuh lebih pendek dari ketinggian, sedangkan waktu berjemur yang disarankan ialah 10 hingga 15 menit. Dosis ini bisa dibilang berada di tengah-tengah sehingga tidak kurang maupun kelebihan terutama bagi orang dewasa. Ibu hamil juga sebaiknya mengkonsumsi suplemen dengan jumlah ini sebagai vitamin daya tahan tubuh untuk ibu hamil.

Hal ini disampaikan oleh Stephen Pandol dari Cedars-Senai Medical Centre di Amerika Serikat, seperti dikutip dari Times of India. Menurut Pandol, berjemur sinar matahari dan mencukupi kebutuhan vitamin D dapat membantu mencegah penyakit sindrom metabolik. Cukup berjemur selama 15 hingga 20 menit agar tidak terkena efek buruk sinar matahari yang menyebabkan kanker kulit. Via menulis, semakin banyak kulit yang terpapar sinar matahari, hasilnya semakin bagus. [newline]Berjemur di bawah sinar matahari, lanjut Via, pada jam 10 akan membawa ultraviolet B bekerja sama dengan kolesterol yang ada di bawah permukaan kulit kita untuk membentuk vitamin D3. Multivitamin khusus lansia biasanya memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral untuk membantu mengatasi gangguan kesehatan pada orang tua.

Vitamin dari sinar matahari pagi juga memberi manfaat untuk membantu tubuh memproduksi hormon dengan baik dan juga dapat meningkatkan nafsu makan. Anda bisa memulai memperbaiki kualitas dan pola tidur yang tidak teratur dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi pada waktu yang sama setiap hari. Sinar matahari pagi juga memiliki peranan penting bagi metabolisme tubuh. Paparan sinar matahari dapat membantu mempercepat metabolisme, dan mendorong tubuh untuk mempertahankan berat badan yang sehat. Selain itu, paparan sinar matahari akan membantu tubuh untuk melepaskan nitric oxide. Sistem kekebalan tubuh akan menggunakan vitamin D untuk mendukung kinerja sel T yang berfungsi sebagai garis depan pertahanan melawan penyakit yang disebabkan oleh virus.

Vitamin B kompleks dan vitamin C merupakan vitamin yang mudah larut dalam air. Vitamin yang larut dalam air tidak bertahan lama di dalam tubuh dan tidak akan disimpan. Oleh karena itu, vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan B kompleks harus di konsumsi setiap hari agar asupan harian terpenuhi.

Ia menjelaskan, manusia memerlukan sinar matahari untuk membantu meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh. Sinar matahari ini menjadi sumber utama vitamin D alami, sementara hanya sedikit yang berasal dari makanan. Belakangan, berjemur menjadi salah satu kegiatan yang rajin dilakukan warga di setiap harinya. Berjemur dipercaya bisa meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh sehingga mampu melawan virus korona (covid-19). JAKARTA, iNews.id – Berjemur di bawah sinar matahari dipercaya bisa meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terserang Covid-19.

Vitamin D dapat memperkuat tulang dan melindungi diri dari virus Corona Covid-19. Sistem imun menjadi lebih lambat dalam memberikan respons, sehingga tubuh menjadi lebih rentan sakit. “Kita harus menunggu dan melihat. Tapi saya pikir banyak dari Anda percaya saat memasuki akhir musim semi, awal musim panas, Anda akan melihat transmisi menurun,” terang Redfield. Lampu ultraviolet Bola Online dapat digunakan di dalam ruangan untuk mensterilkan udara di ruang operasi dan laboratorium farmasi dan mikrobiologi. Bahkan di siang hari yang menyebar, ada cukup banyak cahaya dari panjang gelombang efektif,” lanjutnya. “Jangan dilakukan lebih pagi karena paparan sinar mataharinya tidak mencukupi,” kata Madarina mengutip dari laman UGM, Rabu, 1 April 2020.