Suka Ngopi? Efek Negatif Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kopi Ini Harus Kamu Ketahui

Kandungan kafein yang ada pada kopi dan teh jika dikonsumsi terlalu banyak maka akan dapat meningkatkan kadar asam lambung yang nantinya dapat menimbulkan sakit maag. Hal ini terjadi karena kopi dan teh memiliki rasa pahit dan bekerja menghasilkan psikotonik yang kuat dan diuretik ringan. Untuk Anda yang memiliki penyakit maag atau asam lambung, tidak dianjurkan untuk meminum kopi atau teh lebih dari dua gelas setiap harinya. Asupan kafein yang tinggi juga telah terbukti meningkatkan tekanan darah yang dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat.

Kerugian konsumsi terlalu banyak kopi

Jika Anda terbiasa minum kopi setiap hari, tubuh akan terbiasa dengan adanya kafein. Menurut Mayo Clinic, kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama 14 jam. Ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan membuat kita sulit tidur.

Namun tahukah kamu, kafein memiliki efek samping yang tidak menyenangkan jika dikonsumsi dengan dosis tinggi? Untuk sebagian orang, kopi jadi minuman yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Saat sarapan atau sebelum berangkat ke kantor, saat ingin memulai bekerja, saat makan siang, saat sore menikmati matahari yang terbenam, bahkan saat malam hari untuk menemani lembur. Selain karena rasanya, kopi sendiri memiliki banyak manfaat sehat untuk tubuh.

Kopi memang bisa membantu memperlancar pencernaan karena mangandung bahan laksatif. Namun, menurut Internasional Foundation for Gastrointestinal Disorders, minum kopi lebih dari dua atau tiga cangkir per hari bisa menyebabkan diare. Tetapi, Agen PAY4D Terpercaya secara umum, apa pun hingga 400mg kafein setiap hari tampaknya aman untuk kebanyakan orang dewasa. Meskipun kopi memiliki dampak yang baik bagi tubuh, namun jika terlalu banyak mengonsumsinya juga dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Jika dalam sehari seseorang mengonsumsi kopi lebih dari empat gelas, maka hal ini dapat berisiko tinggi terhadap kematian dini. Sebuah studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic mendapati temuan bahwa pria yang kebiasaan minum lebih dari empat cangkir kopi mengalami peningkatan 21% dalam penyebab kematian. Jantung berdetak sangat cepat, bisa menjadi efek kebanyakan minum kopi. Selain itu, mengonsumsi nikotin dan alkohol, dalam jumlah yang banyak, juga bisa menyebabkan kondisi serupa. Menurut Mayo Clinic, kopi bisa bertahan di sistem pencernaan selama 14 jam.

Disadari atau tidak kafein dapat menyebabkan jantung Anda berdetak lebih cepat. Selain detak jantung yang cepat, irama detak jantung yang berubah-ubah . Lebih jauh, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Harvard School of Public Health menemukan bahwa, di antara perempuan, minum kopi dapat mengurangi risiko depresi. Faktanya, para peneliti menemukan bahwa perempuan berusia sixty five tahun ke atas yang minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan demensia secara umum.

Dalam riset lainnya, sekitar 213 partisipan yang sering mengonsumsi kafein, diminta untuk tidak mengonsumsinya selama sixteen jam. Kemudian, mereka harus mengisi kuisioner yang sudah disediakan. Hasilnya, orang-orang yang sering mengonsumsi kafein mengalami peningkatkan sakit kepala, kelelahan, dan rasa kecanduan. Ini merupakan kondisi dimana sel yang terlibat dalam pembentukan tulang baru, tak dapat bekerja secara efektif. [newline]Bahkan, sel ini dapat mati karena banyaknya kafein yang masuk ke tubuh manusia. Kafein juga mempengaruhi penyerapan kalsium dari usus dan mempercepat eksresi kalsium yang berpotensi membuat tulang keropos.

Berikut Tagar berikan ulasan mengenai efek samping atau dampak buruk meminum kopi bagi kesehatan. Hampir rata-rata semua orang mengetahui bahwa kandungan kafein dalam kopi menyebabkan gangguan tidur, seperti insomnia. Namun bagi sebagian orang, bukannya menghindari masalah itu, tetapi malah memanfaatkan untuk produktivitas kerja mereka. Kafein dapat menyerang plasenta, sirkulasi darah, dan detak jantung pada janin di kandungan.

Seperti dialami seorang gadis yang mengaku hampir ‘meninggal’ setelah minum susu, kisahnya viral di media sosial. Gadis ini bernama Vina, ia mengalami gejala tremor dan sesak napas usai meminum segelas kopi susu. Jika Anda menginginkan tidur yang konsisten, para ahli di Mayo Clinic menyarankan untuk menghindari sumber kafein apa pun mulai 10 jam sebelum waktu tidur. “Efek stimulasi dari nikotin dan kafein membutuhkan waktu berjam-jam untuk menghilang dan dapat merusak kualitas tidur,” jelas mereka. Bila Anda mengonsumsi kopi bersamaan dengan susu atau sumber kalsium lain, kalsium di dalamnya tidak akan diserap dengan sempurna.