Four Vitamin Terbaik Untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Selama Pandemi

Buah-buahan ini juga mengandung antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari ancaman kerusakan. Kombinasi buah-buahan ini dapat menghasilkan kandungan nutrisi yang beragam. Jeruk memberikan kandungan potasium, vitamin A, vitamin B-6, vitamin B-9, dan zinc. Jeruk Bali memberikan kandungan vitamin A, serta seluruh buah sitrus yang kaya akan vitamin C. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang bisa membantu tubuh melawan infeksi. Perlu diketahui, vitamin E ini juga termasuk salah satu vitamin yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Kandungan vitamin A dalam makanan terdiri dari dua bentuk, yakni preformed vitamin A dan provitamin A. Preformed vitamin A biasa ditemukan dalam sumber hewani, seperti susu, daging, dan ikan tuna. Jenis vitamin ini perlu diolah lebih lanjut oleh tubuh sebelum akhirnya terasa manfaatnya.

Untuk itu, sangat disarankan agar selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan suntik vitamin C. Hindari pula klinik yang tidak berlisensi karena akan meningkatkan risiko penyakit. Vitamin C umumnya dikonsumsi 1 hingga 2 kali sehari sebelum atau sesudah makan. Selain kondisi tertentu, kebutuhan seseorang terhadap vitamin C akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Manusia memiliki kemampuan terbatas untuk mensintesis vitamin C dan harus dikonsumsi melalui makanan atau suplemen. Asupan vitamin C secara teratur hanya dapat meningkatkan vitamin C ketingkat tertentu karena penyerapan yang terbatas yaitu sekitar µmol / L untuk asupan harian 300 mg. Dosis komparatif vitamin C oral dan intravena , dosis IV mencapai tingkat konsentrasi plasma puncak yang secara signifikan lebih tinggi, sekitar peningkatan 70 kali lipat. Corona virus seperti sindrom pernapasan akut parah, corona virus 2 (SARS-CoV-2) dan influenza virus meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh yang menyebabkan kerusakan sel dan jaringan. Untuk mengatasi ini,pemberian vitamin C dosis tinggi , selain standar konvensional perawatan suportif, telah terbukti menjadi terapi yang aman dan efektif untuk kasus pernapasan yang parah infeksi virus.

Mengkonsumsi vitamin C itu penting bagi imunitas tubuh

Suplemen tidak seperti obat, suplemen tidak ditujukan untuk mengatasi, mendiagnosis, mencegah atau menyembuhkan penyakit. Bahkan, beberapa suplemen mengandung bahan aktif yang memiliki efek biologik dalam tubuh sehingga dapat membahayakan jika tidak digunakan secara tepat. Kombinasi suplemen, memberikan suplemen bersama obat, mengganti obat dengan suplemen atau menggunakan suplemen secara berlebihan adalah tindakan yang tidak tepat.

Kandungan vitamin C dalam jambu biji diketahui mencaai 126 miligram dan bisa mencukupi kebutuhan vitamin C harian sebesar 140 %. Buah ini juga kaya akan antikosidan lycopene sehingga baik juga untuk kesehatan kulit. Tak heran jika jambu biji sering menjadi bahan tambahan dalam produk kecantikan. Bayam tidak hanya kaya zat besi utuk mencegah anemia, tetapi bayam kaya beta-karoten untuk menjaga kekebalan tubuh dengan mengubah nutrisi ini menjadi vitamin A dan memicu respons kekebalan tubuh.

Vitamin C atau Ascorbic Acid adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam air dan memiliki peranan penting dalam menangkal berbagai jenis penyakit. Vitamin C termasuk golongan vitamin antioksidan yang mampu menangkal berbagai radikal bebas ekstraselular. Efek positif dari elderberry bukan berarti tanaman tersebut ‘ajaib’ tapi justru ada hubungannya dengan biokimia, bahwa tanaman tersebut Kong Slot mengandung banyak vitamin dan elemen pelacak. Baik Isabelle Schiffer dan Adrian Gombart percaya bahwa saat ini sangat disarankan untuk meningkatkan dosis vitamin dan mikronutrien lainnya dengan bantuan suplemen. Sayuran merupakan bahan pangan yang berasal dari tumbuhan dan memiliki kandungan air tinggi. Beberapa jenis sayuran ada yang dapat dikonsumsi langsung tanpa dimasak.

Tubuh kita membutuhkan vitamin untuk mengurai fruktosa dan glukosa, yang terbentuk dari asupan yang mengandung gula. Lebih banyak mengonsumsi gula berarti lebih banyak vitamin yang akan digunakan tubuh untuk mengurai, pada akhirnya tidak ada lagi vitamin yang tersisa pada tubuh kita. Beberapa studi juga melibatkan orang-orang yang beraktifitas di bawah tekanan fisik yang hebat, seperti pelari maraton dan pelatihan tentara di Kutub Utara. Di antara orang-orang ini, sekitar setengah dari mereka yang mengonsumsi vitamin C, cenderung terkena pilek dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi suplemen tersebut. Pada populasi umum, ditemukan bahwa suplemen tidak mampu mencegah pilek.